Magnet Bromo

Bromo berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang masuk dalam 10 destinasi yang menjadi prioritas Pemerintah. Lanskap Bromo memang telah populer bahkan di mata dunia. Tak aneh bila Anda melihat ada banyak turis-turis dari penjuru dunia berkeliaran saat mengunjungi wisata Bromo. Popularitasnya ini bukan tanpa sebab, Bromo memiliki golden sunrise yang anggun dan menawan. Golden sunrise yang ditemani hamparan awan membuat serasa berada di negeri atas awan.

1. Penanjakan Sunrise Point
Puncak Penanjakan adalah titik tertinggi dan telah jauh lebih dulu dibuka sebagai spot untuk menikmati sunrise. Dari spot ini, matahari akan muncul dengan latar Gunung Semeru dan tiga gunung di kawasan Taman Nasional ini yaitu Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Kursi. Awan-awan pun tampak menyelimuti pegunungan itu seperti membentuk sebuah kaldera. Jalanan menuju view point ini beraspal dan kelok-kelok seperti layaknya jalanan di pegunungan. Di perjalanan, Anda akan melewati beberapa view point lainnya untuk menikmati sunrise. Ada Bukit Kingkong dan Bukit Cinta yang hanya berjarak beberapa ratus meter. Ketika mendekati check point, di sisi jalan terdapat warung yang berjejer yang menjajakan camilan, minuman hangat, dan aneka souvenir. Sederet fasilitas juga tersedia di sini, seperti penginapan, toilet umum, mushola, dan lain sebagainya.

2. Kawah Bromo
Kawah Bromo merupakan sebuah kawah dari gunung Bromo yang dapat kita lihat secara dekat dari atas puncak gunung Bromo. Kawah Bromo ini memiliki garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Gunung Bromo berada di tengah lautan pasir, dan berdekatan dengan Gunung Batok, Jika dilihat dari atas puncak gunung penanjakan kawah Bromo akan terlihat jelas, karena statusnya masih aktif dan selalu mengeluarkan kepulan asap. Dari Puncak Kawah Gunung Bromo pengunjung akan menyaksikan fenomena gunung Vulkanik yang masih aktif. Dari puncak kawah bromo ini pula pengunjung dapat melihat hamparan lautan pasir yang sangat luas dan melihat Gunung Semeru yang merupakan Gunung tertinggi di Jawa dengan ketinggian 3.676mdpl.

3. Pasir Berbisik
Kawasan puncak Gunung Bromo terkenal dengan julukan Pasir Berbisik di kalangan wisatawan. Pasir Berbisik, itulah sebutan dari lautan pasir yang terkenal di Bromo. Usut punya usut, asal mulanya berkaitan dengan film karya sutradara Nan Achnas tahun 2001 silam yang berjudul Pasir Berbisik. Bercerita tentang seorang gadis desa bernama Daya yang tinggal di perkampungan miskin bersama ibunya yang sudah lama ditinggal oleh suaminya sejak Daya masih kecil. Kondisi lingkungan yang tidak selalu aman serta jarak yang jauh dari peradaban modern membuat ibunya sangat protektif sehingga Daya suka bertingkah aneh. Salah satunya, ia sering menelungkupkan tubuhnya ke tanah pasir, karena ia merasa bahwa pasir berbisik kepadanya. Ditelusuri sebenarnya fenomena pasir berbisik karena ketika angin bertiup, butiran-butiran pasir bertebangan dan terdengar seperti bisikan yang sampai ke telinga setiap orang yang melewatinya. Bentuknya juga bergelombang menyerupai ombak-ombak kecil.

4. Bukit Savannah/Bukit Teletubis
Bukit teletubies di Bromo sangat populer sekali karena pemandangan gunung seperti yang kita liat pada Film Teletubies. Oleh karna itu orang orang menyebutkan dengan sebutan Gunung Teletubies. Padang rumput Savana atau biasa dinamakan Bukit Teletubbies di Bromo Tengger Semeru ini merupakan salah satu padang rumput yang terletak disebelah selatan kawah Bromo, terletak terhadap satu buah lembah hijau yang di kelilingi tebing-tebing menjulang tinggi dan sekian banyak gunung mungil atau Bukit Teletubbies. Bukit Teletubies di Bromo Tengger Semeru ini demikian luas membentang seolah menyaingi lautan pasir disana. Nama daerah itu yaitu Lembah Jemplang, suatu lembah savana yg terletak disebelan selatan Gunung Bromo Tengger semeru. Dengan di dominasi tumbuhan tanaman tipe pakis, ilalang, tumbuhan lavender pula rerumputan yang lain menciptakan kawasan ini seperti karpet hijau raksasa seperti pemandangan di daratan tingggi di negeri sektor Eropa.

5. Air Terjun Coban Pelangi
Air Terjun Coban Pelangi adalah sebuah air terjun unik yang dapat mengeluarkan berbagai macam warna seperti pelangi. Keadaan alam di air terjun ini masih sangat natural, karena belum banyak tangan manusia yang menjamah tempat ini. Ketika pertama kali tiba di tempat ini, wisatawan akan disambut oleh merdunya suara burung dan hiruk pikuk satwa liar yang menghuni tempat ini. Karena letaknya yang berada di ketinggian 1.400 mdpl, udara di sekitar air terjun sangat dingin, bahkan suhu terendah yang pernah terjadi adalah 19 derajat celcius.

About Author

client-photo-1
Campa Tour & Event

Comments

Leave a Reply