Belanja Goyang Ala Pasar Terapung Lok Baintan
image of 1140x530

Tujuan wisata yang cukup unik ini telah menjadi ciri khas dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Banjarmasin memang terkenal dengan pasar terapung yang memiliki daya tarik tersendiri.

Bermacam – macam barang dagangan dijajakan diatas perahu seperti sayuran, buah-buahan hingga souvenir. Para pembeli pun harus menggunakan perahu untuk dapat berbelanja di pasar tradisional khas Banjarmasin ini. Karena itulah pasar ini terkenal dengan sebutan pasar terapung.

Berbelanja serta bertransaksi di darat telah menjadi sebuah hal yang umum terjadi. Namun hal berbeda terjadi di Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Segala aktivitas jual beli dilakukan di sebuah pasar yang berada di Sungai Martapura. Pasar tradisional ini lebih dikenal sebagai Pasar Terapung Lok Baintan. Tentu Anda akan merasakan aktivitas yang sangat berbeda saat penjual dan pembeli saling bergoyang karena riak sungai.

 

Suasana Pasar Terapung Lok Baintan

Jika ingin merasakan langsung berbelanja di pasar terapung Lok Baintan, para wisatawan harus bersiap sejak pagi hari. Wisatawan harus siap untuk berangkat menuju pasar terapung Lok Baintan sebelum terbitnya matahari di ufuk timur.

Pasar terapung Lok Baintan akan mulai menunjukkan geliat aktivitasnya mulai jam 06.00 pagi dan akan berakhir pada jam 08.00 pagi. Lumayan cukup singkat bukan? Namun disitulah letak daya tariknya. Bukan sebuah hal mudah memang untuk dapat merasakan geliat aktivitas pasar terapung di Lok Baintan ini.

Para wisatawan biasanya akan menumpang perahu kelotok untuk menuju pasar terapung di Lok Baintan. Memang banyak perahu kelotok yang sengaja disewakan untuk mengangkut para wisatawan yang ingin merasakan berbelanja ala pasar terapung di Lok Baintan. Anda tentu juga merasa penasaran bagaimana rasanya berbelanja di atas perahu dengan riak sungai yang akan selalu membuat Anda bergoyang – goyang.

Biasanya para wisatawan akan mulai menuju pasar terapung di Lok Baintan saat suasana masih gelap. Namun tak usah khawatir karena para pengemudi kapal telah terbiasa dan cukup ahli mengendalikan kapal kelotok dalam keadaan pagi buta.

Sepanjang perjalanan para wisatawan akan disuguhkan pemandangan rumah – rumah penduduk lokal yang berdiri di tepian Sungai Martapura. Air sungai yang bergelombang berwarna coklat juga menambah lengkap suasanan perjalanan Anda. Gelombang yang terjadi tersebut adalah karena laju perahu kelotok yang membelah Sungai Martapura. Para penduduk pun nampak melakukan kegiatan sehari – hari memanfaatkan air Sungai Martapura seperti mencuci piring dan pakaian, menggosok gigi dan mandi. Para penduduk Banjar mengaku jika mereka memang telah terbiasa melakukan segala aktivitas di Sungai Martapura, namun toh mereka juga sehat – sehat saja….

Perjalanan menuju Lok Baintan kurang lebih memakan waktu selama 40 menit. Saat perahu kelotok mulai mendekati Lok Baintan, sebuah pemandangan tak biasa mulai terlihat. Puluhan perahu bermuatan penuh sayuran, kue khas Banjarmasin, buah – buahan hingga pedagang minuman mulai terlihat mendekat. Para pedagang di pasar terapung Lok Baintan sebagian besar adalah perempuan. Mereka biasanya akan langsung secara agresif menawarkan dagangan mereka kepada para wisatawan. Juga ada pedagang yang menawarkan minuman kopi kepada para wisatawan.

Semakin masuk ke Lok Baintan, jumlah pedagang yang ditemukan akan semakin banyak. Rata – rata para pedagang tersebut menjajakan barang daganngan yang serupa. Para pedagang tersebut tak henti – hentinya berteriak menawarkan barang dagangan mereka sembari mendayung perahu tanpa cadik yang ditumpangi. Selain buah – buahan dan sayuran ada juga pedagang yang menjual aneka bumbu dapur. Di pasar terapung ini Anda dapat menemukan barang dagangan apapun dan beraneka macam.

Untuk masalah harga tak perlu khawatir. Harga barang dagangan di pasar terapung di Lok Baintan tetap wajar seperti harga pasaran pada umumnya. Yang unik adalah aktivitas berbelanja dilakukan sambil bergoyang – goyang. Para penjual dan pembeli akan bergoyang – goyang saling tawar menawar karena kapal mereka dihantam riak Sungai Martapura.

Untuk sewa perahu kelotok sendiri juga tidaklah terlalu mahal. Biasanya untuk satu rombongan akan dikenakan tarif Rp 350.000,- Pasar terapung merupakan objek wisata yang wajib dikunjungi di Banjarmasin.

About Author

client-photo-1
Campa Tour & Event

Comments

Leave a Reply