Berbicara soal wisata alam, sepertinya Jogja adalah juaranya. Salah satu wisata alam di Jogja yang begitu menarik perhatian adalah Waduk Sermo yang berlokasi di Kulon Progo. Waduk dengan luas 157 hektar itu dibangun sejak tahun 1994 dan diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 November 1996. Saat proses pembangunannya, pemerintah mengadakan program transmigrasi ke Tak Toi Bengkulu sebanyak kurang lebih 100 kk. Tujuan pembangunan waduk ini adalah untuk irigasi, PDAM, hingga keperluan sehari-hari. Tak tanggung-tanggung, luas area yang disuplai oleh Waduk Sermo adalah sekitar 7.152 Ha. Dilihat dari luas dan fungsinya, pembangunan Waduk ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Saat itu, kurang lebih sebanyak 22 miliar rupiah dikeluarkan untuk membangunnya. Selain yang telah disebutkan, Waduk ini juga digunakan sebagai tempat latihan lomba dayung, lomba dayung kelas nasional maupun kelas internasional. Di sini pula dijadikan tempat latihan Akademi Angkatan Udara (AAU). Tak ketinggalan, para akademisi juga menjadikan kawasan Waduk Sermo sebagai Evaluasi Geologi Teknik dan kerentanan gerakan tanah. Fungsi lain dari Waduk Sermo adalah sebagai lokasi wisata yang menonjolkan pemandangan alam dari ketinggian sehingga begitu memukau. Spot-spot foto menarik dapat kalian temukan di Waduk ini. Salah satu spot foto yang paling menarik perhatian adalah foto di atas papan kayu yang terletak di atas pohon. Dari spot ini, pengunjung dapat berswafoto dengan latar belakang pemandangan alam berupa waduk pepohonan hijau yang indah. Bagi yang hobi memancing, kalian juga dapat berburu ikan predator yang hidup di Waduk Sermo ini. Ikan ini dikenal juga dengan nama ‘Setan Merah’. Ikan ini menjadi incaran utama bagi orang yang sering memancing di Waduk Sermo. Bagi kalian yang takut dengan ketinggian, kalian tidak perlu khawatir. Kalian bisa menyewa perahu yang disediakan oleh pihak pengelola untuk menyusuri beberapa bagian waduk. Kalian dapat merasakan menaiki perahu yang ditemani dengan keindahan alam yang sejuk dan segar. Untuk mendapatkan pemandangan terbaik,
Berbicara soal wisata alam, sepertinya Jogja adalah juaranya. Salah satu wisata alam di Jogja yang begitu menarik perhatian adalah Waduk Sermo yang berlokasi di Kulon Progo. Waduk dengan luas 157 hektar itu dibangun sejak tahun 1994 dan diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 November 1996. Saat proses pembangunannya, pemerintah mengadakan program transmigrasi ke
Liburan ke Bhumi merapi Park yang Sangat Instagramable Ingat Jogja, ya ingat wisata! Selain wisata alam dan sejarah, Jogja juga punya wisata edukasi, lho. Salah satu wisata edukasi yang ada di Jogja adalah Agrowisata Bhumi Merapi. Uniknya, lokasi wisata edukasi yang satu ini tidak terletak di jantung Kota Jogja, melainkan di kaki Gunung Merapi. Bhumi Merapi Park merupakan agrowisata di Yogyakarta yang di dalamnya memiliki banyak pilihan spot foto. Bahkan wisata ini pernah menjadi tempat shooting beberapa film besar seperti Bumi Manusia. Tempat ini juga cocok sekali menjadi destinasi wisata bagi keluarga dan pasangan di hari libur. Biasanya, wisata yang ada di kawasan Gunung Merapi merupakan wisata alam. Namun, wisata edukasi yang dibangun pada 20 Desember 2015 ini berkonsep edukasi yang bertema alam. Hal yang bisa dipelajari dari wisata Agrowisata Bhumi Merapi antara lain perkebunan, pertanian, dan peternakan. Suasana yang sejuk, pemandangan alam yang indah, serta manfaat edukasi di wisata ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Perpaduan antara wisata dan edukasi alam menjadikan Agrowisata Bhumi Merapi sebagai lokasi wisata yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Bhumi Merapi Park, Berlibur Sambil Belajar Taman wisata Bhumi Merapi memiliki banyak pilihan wisata dan sebagian besarnya bisa menjadi pusat pembelajaran. Pengunjung yang telah sampai di lokasi tentu perlu menaati berbagai protokol kesehatan terlebih dahulu. Tentunya bukan protokol yang rumit, hanya cek suhu dan senantiasa gunakan masker. Perihal fasilitasnya juga lengkap, mulai dari kemah, mini zoo, hingga ada juga outbond. Jadi setiap keluarga atau kunjungan sekolah bisa bersenang-senang ria sembari mendekatkan diri bersama teman-temannya. Bhumi Merapi ini juga sangat ramah anak-anak, mulai dari balita hingga sekolahan. Lokasi dari Bhumi Merapi berada di area Kaliurang, lebih tepatnya pada jl Kaliurang KM 20, Sawangan, Hargobinangun, Kecamatan pakem, Sleman, Yogyakarta. Pengunjung bisa mendatangi Bhumi Merapi ini secara lebih mudah dari pusat kota Yogyakarta atau titik 0 KM.
Liburan ke Bhumi merapi Park yang Sangat Instagramable Ingat Jogja, ya ingat wisata! Selain wisata alam dan sejarah, Jogja juga punya wisata edukasi, lho. Salah satu wisata edukasi yang ada di Jogja adalah Agrowisata Bhumi Merapi. Uniknya, lokasi wisata edukasi yang satu ini tidak terletak di jantung Kota Jogja, melainkan di kaki Gunung Merapi. Bhumi
Berbicara tentang Jogja, selain Gudeg dan Bakpia, tentu saja yang terlintas di ingatan adalah banyaknya lokasi wisata, baik indoor maupun outdoor. Dari hari ke hari, Jogja selalu berusaha memberi pengalaman baru bagi wisatawan untuk berkunjung di berbagai destinasi wisata yang ada. Untuk menarik minat wisatawan, Jogja sering menawarkan destinasi wisata baru demi menuruti jiwa-jiwa milenial yang selalu ingin eksis di media sosial. Nah, bagi kalian yang suka bereksperimen di berbagai destinasi wisata di Jogja, kalian wajib mengunjungi spot foto Instagramable banget yang terbaru saat ini. Destinasi wisata yang satu ini adalah Ice Cream World Jogja. Destinasi baru ini merupakan wisata indoor yang baru dibuka pada tanggal 13 Februari 2018 dan selalu ramai menjadi tujuan wisata indoor di Jogja. Sesuai dengan namanya, destinasi ini dipenuhi dengan spot foto yang bernuansa kental dengan berbagai bentuk dan jenis ice cream. Dengan berbagai pernak-perniknya, Ice Cream World menjadi studio foto yang menarik bagi para pengunjung. Sebagian besar, pengunjung yang datang adalah kaum muda dan keluarga baru yang mengajak serta anaknya, Sebelumnya, Ice Cream World juga telah hadir di beberapa kota besar di Indonesia, misalnya Semarang dan Bali. Destinasi wisata indoor ini merupakan buah karya Ice Cream World Group. Wisata yang sedang hits ini didesain dengan interior unik, ceria, dan menyenangkan. Tak heran jika pengunjung dibuat gemas saat berada di dalamnya. Wisata yang Instagramable ini memiliki 11 ruangan. Masing-masing ruangan merupakan spot foto berbeda dengan tema unik dan menarik. Saat memasuki masing-masing ruangan, pengunjung akan dimanjakan dengan suasana penuh ice cream, sehingga betah berlama-lama. Namun, dari 11 ruangan itu, ada beberapa diantaranya yang menjadi favorit pengunjung, yaitu ruangan dengan tema ice cream cone dan kolam yang terdapat marshmallow berukuran besar. Selain anak muda, destinasi wisata indoor ini juga sangat diminati oleh anak-anak. Ruangan dengan desain makanan ringan yang digemari anak-anak juga menjadi salah satu spot
Berbicara tentang Jogja, selain Gudeg dan Bakpia, tentu saja yang terlintas di ingatan adalah banyaknya lokasi wisata, baik indoor maupun outdoor. Dari hari ke hari, Jogja selalu berusaha memberi pengalaman baru bagi wisatawan untuk berkunjung di berbagai destinasi wisata yang ada. Untuk menarik minat wisatawan, Jogja sering menawarkan destinasi wisata baru demi menuruti jiwa-jiwa milenial
Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten yang saat ini tengah populer karena dibangunnya Bandara Internasional itu sudah terlebih dahulu dikenal akan keindahan alamnya. Di sana, kita bisa menjumpai pemandangan alam yang luar biasa indah, mulai dari bukit, waduk, laut, pantai, hingga air terjun. Berkaitan dengan wisata alam air terjun, rupanya di Kulon Progo tidak hanya memiliki satu atau dua lokasi wisata air terjun yang masih alami. Salah satu wisata air terjun yang sangat indah dan wajib dikunjungi adalah Air Terjun Kembang Soka. Wisata yang satu ini terletak di lembah sungai di kawasan Perbukitan Manoreh. Untuk itu, lokasi ini sering disebut sebagai surga tersembunyi. Keindahan alamnya tidak diragukan lagi dan bahkan mampu bersaing dengan wisata air terjun lain yang ada di Jogja. Nama Air Terjun Kembang Soka digunakan oleh masyarakat sekitar karena di lokasi ini banyak ditumbuhi Pohon Soka. Karena lokasinya yang masih jauh dari hiruk pikuk perkotaan, untuk mencapai lokasi wisata yang satu ini diharuskan berjalan kaki terlebih dahulu. Jarak yang ditempuh sekitar 200 meter yang jalurnya telah dipersiapkan secara khusus oleh pengelola agar mudah dilalui oleh pengunjung. Untuk itu, pengunjung tidak perlu khawatir dan tidak perlu membawa peralatan pendakian untuk sampai di Air Terjun Kembang Soka. Pihak pengelola telah memberikan kenyamanan dalam perjalanan menuju air terjun. Sesampainya di Air Terjun, pengunjung langsung disuguhi pemandangan alam yang asri dengan air yang jernih. Suara gemericik air pun menambah suasana alami semakin terasa. Tak heran jika hampir semua pengunjung merasa betah dan nyaman untuk berlama-lama di Air Terjun Kembang Soka ini. Selain memandang indahnya pemandangan, pengunjung juga bisa bermain air, berenang, maupun berswafoto sepuasnya. Di sana, banyak spot foto yang Instagramable dan menarik. Tentu saja, hasil jepretan kamera akan semakin bagus dengan latar belakang air terjun yang masih alami dan asri. Suasana dan pemandangan
Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten yang saat ini tengah populer karena dibangunnya Bandara Internasional itu sudah terlebih dahulu dikenal akan keindahan alamnya. Di sana, kita bisa menjumpai pemandangan alam yang luar biasa indah, mulai dari bukit, waduk, laut, pantai, hingga air terjun. Berkaitan dengan wisata alam
Yogyakarta, selain dikenal sebagai kota pelajar, juga dikenal sebagai surganya para pecinta wisata. Pasalnya, di Yogyakarta banyak sekali lokasi wisata yang mampu menyihir wisatawan dari mana pun. Saking banyaknya, tidak berlebihan jika kita menganggap bahwa kota Yogyakarta tidak akan kehabisan destinasi untuk dikunjungi. Saat ini, salah satu lokasi wisata di Yogyakarta yang sedang hits adalah Studio Alam Gamplong. Mengapa? Alasannya adalah asal usul dibangunnya Studio Alam Gamplong yang terbilang unik. Awalnya, Studio Alam Gamplong ini dibangun untuk keperluan pengambilan gambar film berjudul ‘Sultan Agung The Untold Story’ pada tahun 2017 lalu oleh Mooryati Soedibyo. Film ini bergenre drama kolosal yang menggambarkan kisah perjuangan Sultan Agung pada zaman dulu. Film garapan Hanung Bramantyo itu memiliki nilai sejarah yang luar biasa. Sesuai dengan tujuannya, Mooryati Soedibyo yang sekaligus pemilik Mustika Ratu Group itu membangun berbagai macam bangunan yang bersifat semi permanen untuk menggambarkan suasana kehidupan Bangsa Indonesia pada abad ke-16 sampai 17. Beberapa bangunan semi permanen yang bisa ditemui di sana adalah Gerbang Keraton Karta Kerajaan Mataram, Pendopo Ageng Keraton Karta, Pendopo Alit Keraton Karta, Kawasan Kampung Mataram, Benteng Holandia atau Batavia, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain bangunan semi permanen, terdapat pula berbagai properti yang menjadi ciri khas kehidupan Bangsa Indonesia tempo dulu yang tentunya sangat Instagramable dan menjadi spot foto menarik. Studio Alam Gamplong dihibahkan kepada Pemkab Sleman, Yogyakarta oleh Mooryati Soedipyo setelah keperluan untuk pengambilan gambar film Sultan Agung selesai. Tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian warga Gamplong. Peresmian yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo ini dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2018. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berharap bahwa Studio Alam Gamblong dapat menjadi lokasi wisata favorit di Yogyakarta. Sejak saat itu, Studio Alam Gamplong ramai dikunjungi oleh wisatawan. Studio Alam Gamplong semakin ramai dikunjungi setelah dijadikan lokasi pengambilan gambar film ‘Bumi Manusia’ yang dibintangi oleh Iqbal Ramadhan. Film
Yogyakarta, selain dikenal sebagai kota pelajar, juga dikenal sebagai surganya para pecinta wisata. Pasalnya, di Yogyakarta banyak sekali lokasi wisata yang mampu menyihir wisatawan dari mana pun. Saking banyaknya, tidak berlebihan jika kita menganggap bahwa kota Yogyakarta tidak akan kehabisan destinasi untuk dikunjungi. Saat ini, salah satu lokasi wisata di Yogyakarta yang sedang hits adalah
Nusa Tenggara Timur merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang memiliki berbagai potensi wisata yang menarik. Meskipun Provinsi yang satu ini berada di daerah timur tapi banyak sekali destinasi wisatanya yang sudah menjadi bagian dalam tempat wisata di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri sangat dipenuhi oleh berbagai macam jenis dan objek-objek wisata yang tak kalah menarik dengan objek wisata yang lain. Jika kita berkunjung ke salah satu tempat wisata di Nusa Tenggara Timur maka kita akan takjub sendiri akan keindahannya. Objek wisata yang sangat diandalkan di lokasi ini adalah objek wisata alam yang memang pulau ini sendiri memiliki keindahan alam yang sungguh mempesona dan sangat menakjubkan. Selain alam, sendiri obyek wisata Budaya juga sudah mulai rame dikunjungi oleh wisatawan asing ataupun local. 1. Desa Monbang Perkampungan adat Monbang berada di Desa Kopidil, Kecamatan Alor Barat Laut. Perkampungan ini didiami oleh Suku Kabola. Di perkampungan itu mereka tinggal di rumah bertiang kayu dan beratap alang-alang. Perkampungan tradisional Monbang mirip dengan perkampungan tradisional Takpala, namun ada hal unik yang membedakannya, yaitu pakaian adat mereka terbuat dari kulit kayu. Bagi yang wanita, pakaiannya seperti dres menutupi seluruh tubuhnya, kecuali bagian tangan. Sedangkan pria, hanya bagian bawah saja dan atasnya masih bertelanjang dada. Warna kulit kayu yang putih, membuatnya terlihat unik. 2. Pantai Batu Putih Sesuai dengan namanya, pantai ini dinamakan Batu Putih karena memiliki sebuah gua besar yang seperti galian pasir pantai dan membentuk seperti batu. Pantai Batu Putih dikelilingi oleh tebing batu yang berwarna putih. Dari situ pula asal nama Pantai Batu Putih yang kini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Di pinggir-pinggir tebing, Anda bisa berteduh dari teriknya matahari. Bahkan Anda bisa beristirahat sambil menikmati keindahan yang tersedia di depan mata. 3. Alor Kecil Alor Kecil, kecamatan Alor Barat Laut merupakan pulau wisata, berhadapan dengan Pulau Kepa yang memiliki laut berpasir putih, air
Nusa Tenggara Timur merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang memiliki berbagai potensi wisata yang menarik. Meskipun Provinsi yang satu ini berada di daerah timur tapi banyak sekali destinasi wisatanya yang sudah menjadi bagian dalam tempat wisata di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri sangat dipenuhi oleh berbagai macam jenis dan objek-objek wisata yang tak kalah
Dieng adalah salah satu dataran tinggi yang memiliki tempat wisata menarik di Jawa Tengah. Berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, kurang lebih 30 km dari kota Wonosobo. Dataran tinggi Dieng terletak di barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Menurut sejarah, dataran tinggi Dieng disebut sebagai tempat para dewa dewi tinggal. Nama Dieng sendiri diambil dari bahasa Kawi: “di” yang artinya tempat atau gunung dan “Hyang” yang artinya dewa. Sehingga Dieng berarti daerah pegunungan tempat dewa dewi bersemayam. Selama dua hari Anda akan kami ajak untuk menikmati Dieng dengan destinasi menarik lainnya. Selamat menikmati perjalanan Anda! 1. Batu Ratapan Angin Batu Ratapan Angin disebut juga dengan nama Batu Pandang Dieng atau Batu Pandang Telaga Warna. Obyek wisata ini berupa dua buah batu yang bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng. Bagaimana nama Batu Rataan Angin ini berasal? Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi oleh pepohonan dan semak belukar menghasilkan bunyi yang unik. Konon bunyi inilah yang membuat obyek wisata Batu Pandang Telaga Warna ini dinamai Batu Ratapan Angin. 2. Telaga Warna, Pengilon, Goa Semar Danau ini dinamakan Telaga warna karena telaga ini mempunyai warna yang bisa berubah ubah. Telaga ini kadang berwarna hijau, kuning dan pelangi. Hal tersebut karena terdapat kandungan sulfur yang cukup banyak dan ketika tersorot sinar matahari maka warna air tersebut akan berubah warna. Telaga warna juga merupakan telaga terluas yang ada di dataran tinggi diantara telaga telaga yang lain seperti telaga pengilon, telaga merdada dan masih banyak lagi. Telaga warna sendiri mempunyai luas kira 3 kali lapangan sepak bola. 3. Kawah Sikidang Kawah Sikidang terbentuk dari letusan gunung berapi di kawasan Dataran Tinggi Dieng bertahun-tahun lalu. Sampai kini kawah ini masih aktif makanya jika Anda mengunjungi kawah Anda akan melihat aktivitas gunung berapi berupa lumpur vulkanik yang meletup-letup disertai gas beracun
Dieng adalah salah satu dataran tinggi yang memiliki tempat wisata menarik di Jawa Tengah. Berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, kurang lebih 30 km dari kota Wonosobo. Dataran tinggi Dieng terletak di barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Menurut sejarah, dataran tinggi Dieng disebut sebagai tempat para dewa dewi tinggal. Nama Dieng
Bali merupakan sebuah Pulau yang memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan yang menjadi salah satu primadona pariwisata Indonesia. Pulau Bali terletak di sebelah timur Pulau Jawa yang sudah terkenal di seantero dunia. Selain dikenal dengan pesona baharinya, Bali juga terkenal dengan aneka kesenian dan kebudayaan yang masih terus di lestarikan. Bali sebagai tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat wisata menarik yang wajib dikunjungi. 1. Waterblow Waterblow ini merupakan fenomena unik yang muncul akibat ombak besar yang bertabrakan dengan batu karang besar. Waterblow saat ini memang menjadi lokasi yang unik dan menarik di Pulau Dewata. Keunikan yang yang ditawarkan oleh Waterblow membuat tempat ini ramai dikunjungi para wisatawan lokal dan mancanegara. Sesuai dengan namanya, Waterblow di Bali ini merupakan deburan ombak yang besar yang membumbung ke udara. Fenomena Waterblow ini tentu saja hanya bisa disaksikan pada saat ombak tengah besar-besarnya. Bagi Anda yang ingin berkunjung kesini, siap-siap membawa baju ganti karena deburan ombak otomatis terciprat hingga membasahi setiap pengunjung yang datang ke tempat ini. Kebanyakan wisatawan yang datang ke tempat ini menghabiskan waktunya untuk berfoto di depan deburan ombak yang menghantam batu karang. 2. Tegenungan Waterfall Suasana sejuk dan menenangkan akan Anda dapatkan ketika berwisata ke Air Terjun Tegenungan Gianyar. Air yang mengalir dari atas seolah memberi ketenangan serta kesejukan jiwa siapapun yang berada di bawahnya. Di sekitar lokasi air terjun, pemandangan dengan pepohonan yang menghijau menjadi daya tarik utama selain guyuran air terjun yang menghujam ke bawah. Obyek wisata alam berupa air terjun ini banyak menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Bukan hanya turis domestik yang datang, wisatawan asing pun turut bersuka cita berlibur di Air Terjun Tegenungan Gianyar. Bagi Anda yang mempunyai cukup nyali, bisa melakukan atraksi melompat dari atas air terjun. Namun sangat tidak disarankan karena di lokasi ini tidak terdapat petugas
Bali merupakan sebuah Pulau yang memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan yang menjadi salah satu primadona pariwisata Indonesia. Pulau Bali terletak di sebelah timur Pulau Jawa yang sudah terkenal di seantero dunia. Selain dikenal dengan pesona baharinya, Bali juga terkenal dengan aneka kesenian dan kebudayaan yang masih terus di lestarikan. Bali sebagai tempat
Kupang Atambua Pulau Timor merupakan wilayah yang berada di provinsi Nusa Tenggara Timur yang langsung berbatasan dengan Timor Leste. Destinasi wisata yang terkenal di Kupang Atambua Pulau Timor adalah Savana Fulan Fehan, padang rumput yang menyerupai padang rumput dikawasan Eropa yang berada di Atambua Nusa Tenggara Timur. Kami akan mengajak anda untuk menjelajah Kupang Atambua Pulau Timor tak hanya menikmati pesona wisata alamnya tetapi juga mengenal kebudayaan Kupang Atambua Pulau Timor itu sendiri. 1. Savana Fulan Fehan Padang Savana Fulan Fehan memiliki sejuta keindahan yang menarik untuk dikunjungi. Wisata ini terletak di bawah kaki Gunung Laka’an Atambua. Keindahan wisata ini bagaikan padang savana yang ada di luar negeri. Fulan Fehan merupakan sebuah lembah di kaki Gunung Lakaan yang terletak di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Fulan Fehan dihiasi dengan padang rumput hijau dan tumbuhan kaktus yang begitu luas. Sungguh pemandangan yang sangat indah. Tempat ini terletak jauh dari keramaian kota Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Jarak tempuh dari Atambua ke padang savana Fulan Fehan kurang lebih 42 km. Akses jalan menuju tempat ini pun membutuhkan usaha yang ekstra karena kondisi jalan berbatu dan agak rusak. 2. Kampung Adat Tamkesi Tamkesi dulunya merupakan pusat Kerajaan (Sonaf) Biboki. Sebelum di Tamkesi, Sonaf Biboki berpusat di Desa Oepuah (daerah Wini) yang bernama “Kolan Ha Siun Ha”. Sudah enam orang raja yang menempati Sonaf Tamkesi. Dua raja yang terakhir sudah tidak menempati Sonaf Tamkesi. Hal ini terjadi setelah kemerdekaan Indonesia dan sistem Pemerintahan Swapraja diganti dengan sistem pemerintahan yang baru. Namun hingga saat ini masih sering dilangsungkan upacara-upacara adat di tempat ini. Kampung Tamkesi ini terletak di antara dua buah gunung batu yang dianggap kembar yaitu Gunung Oepuah dan Gunung Tapenpah. Gunung ini melambangkan dualisme kosmis dan dimanifestasikan dalam berbagai hubungan. Gunung di sebelah timur dianggap sebagai
Kupang Atambua Pulau Timor merupakan wilayah yang berada di provinsi Nusa Tenggara Timur yang langsung berbatasan dengan Timor Leste. Destinasi wisata yang terkenal di Kupang Atambua Pulau Timor adalah Savana Fulan Fehan, padang rumput yang menyerupai padang rumput dikawasan Eropa yang berada di Atambua Nusa Tenggara Timur. Kami akan mengajak anda untuk menjelajah Kupang Atambua
6 Destinasi Wisata Terbaik di Pulau Rote yang Wajib Dikunjungi Pulau Rote merupakan salah satu pulau terdepan Indonesia yang terletak di bagian paling selatan wilayah Nusantara dan berbatasan langsung dengan Benua Australia. Secara administratif, pulau ini berada di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan pusat pemerintahan di Kota Ba’a. Kabupaten Rote Ndao sendiri terdiri dari dua pulau utama, yaitu Pulau Rote dan Pulau Ndao Nuse, yang mayoritas dihuni oleh masyarakat Rote atau yang sering disebut orang Lote, serta masyarakat Ndao. Dalam beberapa tahun terakhir, Pulau Rote mengalami perkembangan yang cukup pesat, terutama sejak resmi menjadi kabupaten sendiri pada tahun 2002 setelah sebelumnya menjadi bagian dari Kabupaten Kupang. Pembangunan infrastruktur seperti jalan utama yang menghubungkan Kota Ba’a dengan wilayah timur dan barat Pulau Rote terus dilakukan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata. Dengan akses yang semakin baik, berbagai destinasi wisata eksotis di Pulau Rote kini semakin mudah dijangkau oleh wisatawan. Berikut beberapa destinasi wisata terbaik di Pulau Rote yang menarik untuk dikunjungi. 1. Pantai Nembrala Pantai Nembrala terletak di Desa Nembrala, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Pantai ini terkenal dengan hamparan pasir putih yang indah serta ombak yang besar dan konsisten. Tidak heran jika Pantai Nembrala menjadi salah satu spot surfing terbaik di Indonesia dan bahkan sudah dikenal oleh peselancar dunia. Selain keindahan ombaknya, kawasan ini juga menjadi salah satu pusat budidaya rumput laut terbesar di Pulau Rote. Saat sore hari, wisatawan dapat menikmati pemandangan matahari terbenam sambil melihat aktivitas para petani rumput laut yang bekerja di sepanjang pesisir pantai. 2. Mulut Seribu Mulut Seribu merupakan salah satu destinasi wisata alam yang unik di Pulau Rote. Kawasan ini berupa teluk yang dipenuhi oleh pulau-pulau kecil dengan perairan yang membentuk jalur seperti labirin alami. Dikelilingi hutan hijau yang masih asri serta air laut berwarna biru jernih, Mulut Seribu menawarkan
6 Destinasi Wisata Terbaik di Pulau Rote yang Wajib Dikunjungi Pulau Rote merupakan salah satu pulau terdepan Indonesia yang terletak di bagian paling selatan wilayah Nusantara dan berbatasan langsung dengan Benua Australia. Secara administratif, pulau ini berada di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan pusat pemerintahan di Kota Ba’a. Kabupaten Rote Ndao sendiri