Paket Tur Wisata Desa Pariangan (Nagari Tuo Pariangan), Desa Bersejarah di Tanah Datar
Desa Pariangan atau Nagari Tuo Pariangan merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Desa ini menawarkan perpaduan antara panorama alam, bangunan tradisional, peninggalan sejarah, serta kehidupan masyarakat Minangkabau yang masih menjaga adat istiadat leluhur.
Berada di lereng Gunung Marapi, Pariangan memiliki suasana sejuk dengan pemandangan perbukitan dan sawah berjenjang. Keunikan tersebut menjadikan desa ini menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam sekaligus mengenal sejarah dan budaya Minangkabau secara lebih dekat.
Melalui paket tur wisata Desa Pariangan bersama Campa Tour, wisatawan dapat menjelajahi kawasan nagari tua, mengenal bangunan bersejarah, menikmati pemandangan persawahan, dan merasakan suasana kehidupan masyarakat setempat.
Mengenal Desa Pariangan, Nagari Tua di Sumatera Barat
Nagari Tuo Pariangan dikenal luas sebagai salah satu nagari yang memiliki kedudukan penting dalam sejarah dan tradisi lisan masyarakat Minangkabau. Tambo Minangkabau mengisahkan Pariangan sebagai salah satu tempat awal berkembangnya kehidupan dan peradaban masyarakat Minangkabau.
Kawasan ini menyimpan berbagai peninggalan yang berkaitan dengan sejarah adat, kehidupan sosial, dan perkembangan budaya masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mencatat Pariangan sebagai kawasan lanskap sejarah dan budaya yang perlu dijaga kelestariannya.
Keberadaan rumah gadang, situs batu, masjid tua, persawahan tradisional, dan bangunan adat memperlihatkan hubungan erat antara masyarakat dengan warisan leluhur mereka. Karena itu, kunjungan ke Pariangan bukan sekadar wisata pemandangan, tetapi juga kesempatan untuk memahami identitas budaya Minangkabau.
Daya Tarik Wisata Desa Pariangan
1. Panorama Sawah Berjenjang
Salah satu pemandangan yang paling mudah dikenali dari Nagari Tuo Pariangan adalah hamparan sawah berjenjang di lereng perbukitan. Bentuk persawahan mengikuti kontur tanah dan menciptakan lanskap hijau yang menarik, terutama ketika tanaman padi tumbuh subur.
Wisatawan dapat menikmati suasana persawahan dengan berjalan menyusuri pematang. Aktivitas ini juga tersedia dalam bentuk wisata Rice Fields Walk, yaitu pengalaman berjalan di area sawah sambil mengenal lingkungan pertanian dan menikmati penganan tradisional di beberapa tempat persinggahan.
Pemandangan sawah dengan latar Gunung Marapi menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang menyukai wisata alam dan fotografi.
2. Masjid Tuo Pariangan
Masjid Tuo Pariangan menjadi salah satu bangunan bersejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat setempat. Masjid ini merupakan bagian dari warisan budaya nagari dan memperlihatkan hubungan antara perkembangan kehidupan keagamaan dengan tradisi masyarakat Minangkabau.
Arsitektur bangunan tradisionalnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan bangunan bersejarah. Pengunjung sebaiknya menjaga ketenangan, berpakaian sopan, serta menghormati masyarakat yang sedang beribadah.
3. Rumah Gadang dan Arsitektur Tradisional
Rumah Gadang merupakan simbol penting kebudayaan Minangkabau. Di Pariangan, wisatawan masih dapat menemukan rumah-rumah tradisional yang memperlihatkan bentuk arsitektur khas dengan atap bergonjong dan ukiran pada bagian bangunannya.
Salah satu bangunan yang menarik untuk dikenali adalah Rumah Gadang Angku Bandaharo Kayo. Bangunan ini memiliki hubungan dengan aktivitas adat dan menjadi salah satu tempat yang dikunjungi dalam kegiatan Pariangan Heritage Walk.
Melalui kunjungan ke rumah gadang, wisatawan dapat mengenal fungsi rumah dalam kehidupan keluarga besar Minangkabau serta memahami nilai kebersamaan dan adat yang diwariskan antargenerasi.
4. Batu Lantak Tigo
Batu Lantak Tigo atau Batu Luhak Nan Tigo merupakan salah satu situs yang berkaitan dengan cerita asal-usul masyarakat Minangkabau. Tiga batu tersebut mewakili tiga wilayah luhak, yaitu Tanah Datar, Agam, dan Lima Puluh Kota.
Situs ini menjadi bagian menarik dari wisata sejarah di Pariangan. Wisatawan dapat mengenal cerita dan filosofi yang berkembang di tengah masyarakat melalui penjelasan pemandu lokal.
5. Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano
Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano termasuk peninggalan sejarah yang dikenal di Nagari Tuo Pariangan. Situs ini berkaitan dengan tokoh yang dalam tradisi setempat dikenang sebagai arsitek Balairung Sari.
Keberadaan makam tersebut menambah kekayaan wisata sejarah Pariangan. Pengunjung dapat mengenal kisah tokoh dan tradisi yang menyertainya dengan tetap menghormati kawasan makam sebagai tempat yang memiliki nilai budaya.
6. Balai Saruang dan Situs Sejarah Lainnya
Balai Saruang merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki hubungan dengan tatanan adat Minangkabau. Tempat ini menjadi bagian dari kawasan yang dapat dijelajahi melalui kegiatan wisata sejarah.
Selain itu, Pariangan memiliki sejumlah peninggalan lain seperti Sawah Satampang Baniah, Prasasti Pariangan, dan kawasan yang berkaitan dengan cerita perkembangan nagari. Keberadaan berbagai situs tersebut membuat perjalanan wisata semakin menarik bagi pengunjung yang ingin mengenal sejarah lokal.
Aktivitas Menarik Selama Berwisata di Pariangan
Wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan selama mengunjungi Desa Pariangan, antara lain:
- Menjelajahi kawasan nagari: Berjalan menyusuri perkampungan untuk melihat rumah tradisional, jalan-jalan kecil, dan kehidupan masyarakat setempat.
- Mengikuti heritage walk: Mengenal situs sejarah dan budaya melalui perjalanan yang didampingi pemandu lokal.
- Menikmati rice fields walk: Menyusuri pematang sawah dan menikmati pemandangan alam pedesaan.
- Berburu foto: Mengabadikan rumah gadang, lanskap persawahan, dan panorama Gunung Marapi.
- Mengenal kesenian tradisional: Menyaksikan pertunjukan budaya seperti Tari Piring apabila tersedia sesuai jadwal dan permintaan.
- Mencicipi kuliner lokal: Mengenal makanan dan minuman tradisional yang ditawarkan masyarakat setempat.
Desa Wisata Pariangan juga menyediakan atraksi budaya dan alam yang dapat dipesan melalui pengelola setempat. Ketersediaan kegiatan, biaya, dan jadwal pertunjukan perlu dikonfirmasi sebelum kunjungan.
Lokasi dan Akses Menuju Desa Pariangan
Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan berada di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Wisatawan dapat menjangkau kawasan ini menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut informasi pengelola desa wisata, Pariangan dapat ditempuh sekitar 90 menit dari Bandara Internasional Minangkabau, sekitar dua jam dari Kota Padang, serta sekitar 90 menit dari Bukittinggi dan Payakumbuh. Waktu perjalanan dapat berubah mengikuti kondisi lalu lintas dan cuaca.
Untuk menjelajahi kawasan nagari, wisatawan dapat berjalan kaki atau memanfaatkan transportasi lokal yang disediakan masyarakat. Penggunaan pemandu lokal juga membantu pengunjung memahami cerita di balik situs sejarah dan tradisi yang ditemui selama perjalanan.
Fasilitas Wisata di Nagari Tuo Pariangan
Desa Wisata Pariangan memiliki sejumlah fasilitas pendukung untuk wisatawan, seperti area parkir, kamar mandi umum, mushola, tempat makan, kafe, area foto, dan balai pertemuan.
Wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan lebih lama juga dapat memilih homestay yang dikelola masyarakat. Beberapa pilihan penginapan mengusung konsep rumah tradisional sehingga pengunjung berkesempatan merasakan suasana tinggal di lingkungan nagari.
Selain fasilitas tersebut, tersedia pula layanan wisata yang dikelola masyarakat, termasuk paket heritage walk, wisata persawahan, dan pengalaman budaya.
Tips Berkunjung ke Desa Pariangan
Agar perjalanan wisata berjalan nyaman, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pilih waktu kunjungan yang sesuai. Pagi hari dapat menjadi pilihan untuk menikmati udara sejuk dan suasana perkampungan.
- Gunakan alas kaki yang nyaman. Beberapa aktivitas wisata melibatkan berjalan kaki di jalan kampung dan pematang sawah.
- Bawa perlengkapan pribadi. Siapkan air minum, pelindung dari hujan, serta perlengkapan fotografi jika diperlukan.
- Hormati adat setempat. Gunakan pakaian sopan dan mintalah izin sebelum memotret warga atau memasuki bangunan milik masyarakat.
- Manfaatkan pemandu lokal. Pemandu dapat membantu menjelaskan sejarah, cerita, dan aturan ketika mengunjungi situs budaya.
- Jaga kebersihan lingkungan. Jangan meninggalkan sampah di area persawahan, rumah gadang, maupun kawasan bersejarah.
FAQ Paket Tur Wisata Desa Pariangan
1. Di mana lokasi Desa Pariangan?
Desa Pariangan berada di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Kawasan ini terletak di lereng Gunung Marapi.
2. Mengapa Nagari Tuo Pariangan terkenal?
Pariangan terkenal karena keindahan alam, warisan sejarah, arsitektur rumah gadang, dan kedudukannya dalam tradisi lisan sebagai salah satu tempat asal-usul peradaban Minangkabau.
3. Apa saja tempat menarik di Desa Pariangan?
Beberapa tempat dan peninggalan menarik antara lain Masjid Tuo Pariangan, Rumah Gadang Angku Bandaharo Kayo, Batu Lantak Tigo, Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano, Balai Saruang, dan Sawah Satampang Baniah.
4. Apa aktivitas wisata yang bisa dilakukan di Pariangan?
Wisatawan dapat mengikuti heritage walk, berjalan menyusuri persawahan, menikmati panorama alam, mengunjungi situs sejarah, mengenal rumah tradisional, serta menyaksikan kesenian Minangkabau jika pertunjukan tersedia.
5. Apakah tersedia penginapan di Desa Pariangan?
Ya. Desa Wisata Pariangan memiliki beberapa pilihan homestay yang dikelola masyarakat setempat. Wisatawan sebaiknya menghubungi pengelola untuk memastikan ketersediaan kamar dan tarif terbaru.
6. Apakah perjalanan ke Desa Pariangan bisa diatur bersama Campa Tour?
Bisa. Campa Tour dapat membantu konsultasi perjalanan ke Desa Pariangan dengan penyesuaian kebutuhan rombongan, durasi kunjungan, dan destinasi tambahan di Sumatera Barat.
Paket Tur Wisata Desa Pariangan Bersama Campa Tour
Desa Pariangan merupakan pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan perpaduan wisata alam, sejarah, dan budaya. Keindahan sawah berjenjang, rumah gadang, masjid tua, serta peninggalan sejarah menjadikan nagari ini memiliki pengalaman wisata yang berbeda dari destinasi lainnya di Sumatera Barat.
Campa Tour menyediakan layanan konsultasi perjalanan untuk membantu wisatawan merencanakan kunjungan ke Nagari Tuo Pariangan. Konsep perjalanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan rombongan, durasi kunjungan, jumlah peserta, dan destinasi lain yang ingin dikunjungi.
Wisatawan juga dapat mengembangkan perjalanan dengan mengenal destinasi lain di Sumatera Barat melalui paket wisata Istano Basa Pagaruyung, paket tur wisata Kota Batusangkar, dan paket wisata Danau Singkarak.
Hubungi Campa Tour untuk konsultasi dan informasi paket perjalanan:
WhatsApp: 0812-6594-4664 | 0821-3533-1133
Website: www.campatour.com
Anda juga bisa akses video lengkapnya di https://www.youtube.com/@campatourcom
| DEPARTURE/RETURN LOCATION | |
| DEPARTURE TIME | |
| RETURN TIME | |
| WEAR |
|
| INCLUDED | mobil, driver dan BBM
tiket dan kapal dokumentasi standar by crew air mineral |
| NOT INCLUDED | Hotel
makan |
| HARGA | 5 Rp 400.000
|
Additional information
| Pax Price | 4 Pax, 5 Pax |
|---|
Day 1
- Bertemu di Meeting Point
- Menuju ke Desa Pariangan
- Explore dan befoto-foto
- Kembali ke Meeting Point






Tour Reviews
There are no reviews yet.
Leave a Review