Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari: Pondok Tanggui–Leakey Camp, Petualangan Orangutan dalam Sehari
Ingin melihat orangutan Kalimantan tetapi memiliki waktu perjalanan terbatas? Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari: Pondok Tanggui–Leakey Camp bersama Campa Tour dapat menjadi pilihan untuk menikmati pengalaman utama Taman Nasional Tanjung Puting dalam perjalanan sehari.
Perjalanan menggabungkan pengalaman menyusuri Sungai Sekonyer menggunakan klotok, trekking di tengah hutan tropis, mengunjungi Pondok Tanggui, melanjutkan perjalanan menuju Camp Leakey, serta berkesempatan melihat orangutan dan berbagai satwa liar Kalimantan.
Walaupun dilakukan dalam satu hari, perjalanan menawarkan pengalaman yang beragam. Wisatawan dapat menikmati panorama sungai, mengamati kehidupan liar dari atas klotok, memasuki hutan hujan tropis, hingga mengenal lebih dekat kegiatan konservasi orangutan.
Mengenal Taman Nasional Tanjung Puting
Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kawasan konservasi di Kalimantan Tengah yang terkenal sebagai salah satu habitat penting orangutan Kalimantan.
Kawasan ini mempunyai ekosistem yang beragam, mulai dari hutan hujan tropis, hutan rawa, sungai, hingga vegetasi di sepanjang tepian Sungai Sekonyer.
Salah satu pengalaman paling khas ketika mengunjungi Tanjung Puting adalah menggunakan klotok, kapal kayu tradisional yang menjadi sarana transportasi wisatawan menuju berbagai lokasi di dalam kawasan.
Dalam Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari, perjalanan difokuskan menuju dua destinasi penting, yaitu Pondok Tanggui dan Camp Leakey.
Perjalanan Dimulai dari Kumai
Petualangan dimulai dari kawasan Kumai.
Wisatawan menaiki klotok kemudian mulai menyusuri jalur sungai menuju kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Karena itinerary hanya berlangsung satu hari, perjalanan biasanya dimulai pagi agar waktu eksplorasi dapat digunakan secara optimal.
Perlahan pemandangan kawasan permukiman berganti menjadi panorama sungai dan vegetasi tropis.
Dari atas klotok, wisatawan dapat duduk santai sambil menikmati udara terbuka dan mengamati pepohonan di sepanjang tepian sungai.
Perjalanan menggunakan klotok bukan hanya sarana menuju destinasi, tetapi menjadi salah satu daya tarik utama wisata Tanjung Puting.
Mengamati Bekantan dari Atas Klotok
Selama perjalanan menyusuri sungai, jangan hanya memperhatikan permukaan air.
Pepohonan di sepanjang tepian sungai menjadi tempat hidup berbagai satwa.
Salah satu primata yang menarik untuk ditemukan adalah bekantan, satwa khas Kalimantan yang mudah dikenali melalui hidung panjang pada individu jantan.
Selain bekantan, wisatawan berpeluang menemukan monyet ekor panjang dan berbagai jenis burung.
Pemandu biasanya membantu menunjukkan keberadaan satwa yang terkadang sulit ditemukan oleh wisatawan.
Karena semuanya berada di habitat alami, jenis dan jumlah satwa yang terlihat tidak dapat dijamin.
Mengunjungi Pondok Tanggui
Destinasi utama pertama dalam Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari: Pondok Tanggui–Leakey Camp adalah Pondok Tanggui.
Pondok Tanggui merupakan salah satu lokasi penting untuk pengamatan orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting.
Setelah klotok tiba di dermaga, wisatawan turun dari kapal dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Trekking menuju kawasan pengamatan membawa peserta memasuki suasana hutan tropis Kalimantan.
Pepohonan, suara burung, serangga, dan berbagai kehidupan hutan menjadi bagian dari pengalaman perjalanan.
Trekking Menuju Feeding Station Pondok Tanggui
Dari dermaga, perjalanan menuju feeding station dilakukan dengan berjalan kaki melalui jalur hutan.
Wisatawan disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman karena kondisi jalur dapat berubah terutama setelah hujan.
Selama trekking, peserta harus mengikuti guide atau ranger dan tidak meninggalkan jalur.
Perjalanan kaki bukan hanya sekadar menuju feeding station.
Wisatawan dapat memperhatikan berbagai tumbuhan dan kehidupan hutan yang ditemukan sepanjang perjalanan.
Suasana alami tersebut membuat trekking menjadi bagian penting dari pengalaman Tanjung Puting.
Melihat Orangutan di Pondok Tanggui
Pondok Tanggui mempunyai feeding station tempat makanan tambahan disediakan bagi orangutan.
Wisatawan mengamati kegiatan tersebut dari area yang telah ditentukan.
Ketika orangutan mulai muncul dari pepohonan, pengunjung dapat melihat bagaimana mereka bergerak menggunakan cabang dan dahan.
Ada orangutan yang datang sendirian dan terkadang terdapat induk bersama anaknya.
Namun, kemunculan orangutan tidak dapat dipastikan.
Mereka hidup bebas di kawasan hutan dan feeding station hanya menyediakan makanan tambahan. Ketika makanan alami tersedia dalam jumlah banyak, orangutan dapat memilih tetap mencari makan di dalam hutan.
Melanjutkan Perjalanan ke Camp Leakey
Setelah menyelesaikan aktivitas di Pondok Tanggui, wisatawan kembali ke klotok dan melanjutkan perjalanan menuju Camp Leakey.
Perjalanan antarkedua lokasi memberikan kesempatan untuk kembali menikmati suasana sungai.
Makan siang dapat dinikmati di atas klotok selama perjalanan sesuai susunan layanan tour.
Wisatawan dapat bersantai sambil menikmati panorama hutan sebelum kembali melakukan trekking.
Semakin mendekati Camp Leakey, perjalanan memasuki kawasan yang mempunyai karakter sungai berbeda dan suasana hutan yang semakin menarik.
Menyusuri Sungai Blackwater
Salah satu pemandangan menarik dalam perjalanan menuju Camp Leakey adalah kawasan Sungai Sekonyer Kanan.
Air di jalur ini mempunyai karakter lebih gelap atau dikenal sebagai blackwater.
Pada kondisi air yang tenang, pepohonan di sepanjang tepian dapat terpantul pada permukaan sungai seperti cermin.
Kombinasi air gelap, langit, dan hutan hijau memberikan suasana yang sangat menarik untuk fotografi.
Perjalanan menggunakan klotok di kawasan ini juga terasa lebih tenang sehingga wisatawan dapat menikmati suara alam di sekitarnya.
Mengenal Camp Leakey
Camp Leakey merupakan salah satu lokasi paling terkenal di Taman Nasional Tanjung Puting.
Camp ini didirikan pada tahun 1971 oleh Dr. Biruté Mary Galdikas bersama Rod Brindamour sebagai basis penelitian orangutan.
Nama Camp Leakey diberikan sebagai penghormatan kepada paleoantropolog Louis Leakey, mentor yang mendukung penelitian Galdikas.
Penelitian jangka panjang di kawasan tersebut telah memberikan banyak informasi mengenai kehidupan dan perilaku orangutan.
Hingga kini Camp Leakey tetap mempunyai peranan penting dalam kegiatan penelitian dan konservasi.
Trekking di Kawasan Camp Leakey
Setelah tiba di dermaga, wisatawan kembali melakukan trekking menuju kawasan Camp Leakey.
Suasana hutan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perjalanan di atas klotok.
Wisatawan dapat berjalan sambil mengamati vegetasi dan mencari tanda-tanda keberadaan satwa.
Kamera sebaiknya selalu siap karena satwa dapat muncul dari berbagai arah.
Namun, wisatawan tetap harus menjaga jarak dan tidak keluar dari jalur yang ditentukan.
Melihat Orangutan di Camp Leakey
Camp Leakey juga mempunyai feeding platform yang memungkinkan wisatawan mengamati orangutan.
Pengunjung menunggu di area yang telah ditentukan sementara makanan tambahan ditempatkan pada platform.
Orangutan dapat muncul dari dalam hutan dan bergerak melalui pepohonan menuju lokasi feeding.
Melihat primata tersebut bergelantungan di atas kepala menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Jumlah orangutan yang muncul dapat berbeda pada setiap kunjungan karena mereka hidup bebas dan tetap mencari makanan alami di dalam hutan.
Pengalaman tersebut berbeda dari melihat satwa di kebun binatang karena wisatawan datang langsung menuju habitat mereka.
Wisata Edukasi dan Konservasi
Perjalanan menuju Pondok Tanggui dan Camp Leakey tidak hanya menawarkan aktivitas melihat orangutan.
Wisatawan juga dapat memahami pentingnya konservasi habitat.
Orangutan membutuhkan hutan yang luas untuk memperoleh makanan, berpindah, membuat sarang, dan berkembang biak.
Karena itu, perlindungan orangutan tidak dapat dipisahkan dari perlindungan hutan Kalimantan.
Kunjungan ke Tanjung Puting dapat menjadi pengalaman edukatif untuk keluarga, pelajar, komunitas, maupun wisatawan yang tertarik dengan lingkungan.
Etika Saat Melihat Orangutan
Selama berada di kawasan konservasi, wisatawan harus mengikuti aturan taman nasional dan arahan ranger.
Jangan memberikan makanan kepada orangutan atau satwa lainnya.
Jangan menyentuh, mengejar, atau mencoba mendekati orangutan hanya untuk mendapatkan foto.
Wisatawan juga perlu menjaga suara ketika berada di lokasi pengamatan.
Sampah harus dibawa kembali dan tidak boleh dibuang di hutan maupun sungai.
Fotografi dapat dilakukan dari jarak aman tanpa mengganggu perilaku satwa.
Persiapan Tour Tanjung Puting 1 Hari
Karena perjalanan dilakukan dalam waktu terbatas, wisatawan disarankan mempersiapkan kebutuhan sejak awal.
Gunakan pakaian ringan dan nyaman serta alas kaki yang sesuai untuk trekking.
Bawalah topi, tabir surya, obat anti-nyamuk, jas hujan atau ponco, air minum, dan obat-obatan pribadi.
Kamera, ponsel, binokular, serta power bank juga dapat dibawa.
Dry bag berguna untuk menjaga perangkat elektronik selama perjalanan menggunakan klotok.
Cocok untuk Wisatawan dengan Waktu Terbatas
Paket satu hari cocok bagi wisatawan yang memiliki waktu terbatas di Pangkalan Bun dan Kumai tetapi tetap ingin mendapatkan gambaran mengenai Tanjung Puting.
Dalam satu perjalanan, peserta dapat menikmati pengalaman naik klotok, menyusuri Sungai Sekonyer, trekking, serta mengunjungi dua lokasi terkenal yang berkaitan dengan orangutan.
Namun, perjalanan satu hari mempunyai tempo lebih padat dibandingkan paket beberapa hari.
Wisatawan yang mempunyai waktu lebih panjang dapat mempertimbangkan perjalanan 2H1M, 3H2M, 4H3M, atau 5H4M agar eksplorasi dapat dilakukan lebih santai.
Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari Bersama Campa Tour
Melalui Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari: Pondok Tanggui–Leakey Camp bersama Campa Tour, wisatawan dapat menikmati petualangan singkat tetapi penuh pengalaman.
Perjalanan dapat disusun mulai dari penjemputan, perjalanan menuju Kumai, susur sungai dengan klotok, kunjungan ke Pondok Tanggui, hingga eksplorasi Camp Leakey.
Paket ini cocok untuk private trip, pasangan, keluarga, kelompok teman, komunitas, maupun rombongan yang ingin mengenal Tanjung Puting dalam waktu singkat.
Jelajahi Pondok Tanggui dan Camp Leakey Bersama Campa Tour
Satu hari di Tanjung Puting dapat menghadirkan pengalaman yang sangat berbeda dari perjalanan wisata biasa.
Wisatawan dapat menyusuri sungai dengan klotok, menikmati hutan hujan Kalimantan, trekking menuju feeding station, mengamati orangutan, hingga mengenal sejarah penelitian primata di Camp Leakey.
Melalui Paket Tour Tanjung Puting 1 Hari: Pondok Tanggui–Leakey Camp bersama Campa Tour, waktu perjalanan yang singkat dapat dimanfaatkan untuk menikmati dua destinasi ikonik Tanjung Puting.
Susuri Sungai Sekonyer, jelajahi Pondok Tanggui dan Camp Leakey, serta rasakan pengalaman bertemu orangutan di tengah hutan Kalimantan bersama Campa Tour.
| DEPARTURE/RETURN LOCATION | Kotawaringin |
| DEPARTURE TIME | Meeting point di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun |
| RETURN TIME | Transfer Bandara |
| WEAR | • Pakaian secukupnya • Baju renang • Tas (bodypack/daypack/backpack) • Dry bag (jika punya) • Kamera dan perlengkapannya • Powerbank • Makanan ringan (Snack) • Sunblock • Sunglasses • Lotion anti serangga • Peralatan mandi & make up • Tissue kering dan basah • Payung/jas hujan • Obat-obatan pribadi • Mobile phone & charger • Uang cash • Semangat berinteraksi dengan masyarakat local • Semangat menjaga lingkungan |
| INCLUDED | Mobil
Tour guide Tiket masuk Taman Nasional Tanjung Putting Perlengkapan tidur seperti kelambu, matras, dan bantal Perlengkapan makan Lunch, dinner Air mineral dan the/kopi Donasi ranger |
| NOT INCLUDED | Tiket pesawat
Tambahan makanan Kamera dan video entrance fees Rapid test Tambahan tour Tips crew |
| PRICE RANGE | Domestik
2-4 orang Rp 2.000.000/Pax 6-8 orang Rp 1.450.000/Pax 9-12 orang Rp 1.150.000/Pax 13 orang – dst Rp 750.000/Pax Mancanegara 2 Pax: 4.150.000/pax 3-4 Pax: 3.650.000/pax 5-6 Pax: 3.400.000/pax 7-8 Pax: 3.200.000/pax 9-dst: 3.000.000/pax |
Day 1
- Meeting point di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun
- Menuju Dermaga kurang lebih 20 menit
- River cruise menuju Pondok Tanggui: feeding station
- Makan siang di kapal
- Selanjutnya river cruise menuju Leakey camp
- Melihat aktivitas orangutan
- Kembali ke kapal dan menyusuri sungai sambil mencari danau atau kunang-kunang
- Menuju Pelabuhan Kumai
- Diantarkan menuju hotel di Pangkalan Bun
- Trip selesai










Tour Reviews
Gooooodd Trip!!
Leave a Review