Berbicara tentang desa wisata, di Yogyakarta adalah surganya. Salah satu wisata alam ini sangat digemari oleh pengunjung karena banyak hal yang dapat dilakukan. Selain berlibur dan menghilangkan penat, berwisata ke desa wisata juga dapat dijadikan sarana edukasi, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Desa Wisata Brayut Salah satu desa wisata yang banyak dikunjungi di Jogja adalah Desa Wisata Brayut. Terletak di Kabupaten Sleman, Kecamatan Sleman. desa wisata ini sangat sejuk dan memperlihatkan pemandangan alam yang khas pedesaan. Di sini, salah satu keunggulan yang ditonjolkan adalah pertaniannya yang bagus. Karena, sebagian besar penduduk di Desa Brayut memiliki mata pencaharian sebagai petani. Suhu udara di desa wisata ini tergolong sejuk, yakni 26 derajat celcius. Hal itu dikarenakan letaknya berada di ketinggian sekitar 243 di atas permukaan laut. Sejarah terbentuknya Desa Brayut tidak terlepas dari Bapak Budi Utomo seorang Dosen Akindo dan pengajar bahasa di Lembaga Pendidikan Bahasa Indonesia untuk orang asing di Turi, Sleman. Karena untuk mengajarkan bahasa perlu aktivitas interaksi dengan masyarakat lokal, maka beliau selaku tuan rumah Desa Brayut melihat potensi yang terdapat di desa nya tersebut, maka beliau untuk mengedukasi masyarakat untuk menjadi tuan rumah bagi tamu-tamu asing perlu adanya lembaga. Untuk itu beliau membuat Yayasan Ani-ani di Desa Brayut. Sejak itulah desa Brayut mulai dikenal untuk orang-orang asing melalui lembaga bahasa ini. Perkembangan selanjutnya tidak hanya tamu asing yang datang tetapi wisatawan lokal dan pelajarpun mulai mengunjungi desa Brayut. 10 Kegiatan Yang Wisatawan Lakukan di Desa Brayut 1 Belajar Bercocok Tani Desa Wisata Brayut merupakan tempat bagi pengunjung yang ingin mengetahui cara bertani yang baik dan benar. Selain itu, pengunjung juga bisa belajar secara langsung cara bercocok tanam dengan mengikuti kegiatan penduduk Desa Brayut saat bertani. Desa Brayut mempunyai paket-paket aktivitas bertani untuk wisatawan yaitu paket membajak sawah dengan menggunakan alat Bajak Tradisional berupa sapi dan perlengkapannya. Kegiatan
Berbicara tentang desa wisata, di Yogyakarta adalah surganya. Salah satu wisata alam ini sangat digemari oleh pengunjung karena banyak hal yang dapat dilakukan. Selain berlibur dan menghilangkan penat, berwisata ke desa wisata juga dapat dijadikan sarana edukasi, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Desa Wisata Brayut Salah satu desa wisata yang banyak dikunjungi di Jogja
Siapa yang tak mengenal Gembira Loka di Yogyakarta? Tempat ini selalu menjadi media pembelajaran bagi anak sejak dini untuk mengenal berbagai macam flora fauna, dan juga menjadi wisata rekomendasi bagi keluarga. Sejarah Gembira Loka Sejarah dibangunnya Gembira Loka ini berkaitan dengan keinginan Sri Sultan Hamengkubuwono VII yang menginginkan adanya tempat hiburan bagi rakyat yang diberi nama "Kebun Rojo". Pada tahun 1933, keinginan tersebut berhasil diwujudkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Pembangunan Kebun Binatang ini melibatkan arsitektur berkebangsaan Belanda, Ir. Karsten. Pembangunan Kebun Binatang ini sempat terhenti akibat adanya Perang Dunia II saat kependudukan Jepang. Pembangunan dilanjutkan oleh Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII pada tahun 1953. Pada tahun 1959, Titrowinoto dipilih oleh KGPAA Paku Alam untuk melanjutkan pengelolaan Kebun Rojo atau Kebun Binatang Gembira Loka karena dianggap memiliki kecintaan dan minat terhadap pengembangan kebun binatang tersebut. Tak heran jika dibawah kepengurusan Tritowinoto, Kebun Binatang Gembira Loka berkembang pesat. Puncak perkembangan Gembira Loka adalah pada tahun 1978 yang mana saat itu koleksi binatang telah lengkap, sehingga wisatawan banyak yang tertarik untuk berkunjung. Tahun 2000-2006 an memang kebun gembira loka mulai sepi peminat, dikarena koleksi hewan semakin berkurang dan tidak lengkap ditambah persaingan munculnya berbagai destinasi alternatif semakin banyak, sehingga wisatawan mulai beralih ke destinasi yang lain yang lebih kekinian. Ditambah lagi dengan adanya gempa di Jogja tahun 2006 menjadikan Gembira Loka menjadi terpuruk. Keadaan tersebut memaksa pengelola baru dari generasi ketiga pendiri Gembira Loka berbenah. Mulai dari pembangunan kembali bangunan yang rusak, penambahan wahana dan hewan cukup membuahkan hasil. Daya Tarik Gembira Loka Sekarang Kini Kebun Binatang Gembira Loka tahun 2020 menjadi pilihan destinasi wisata yang tepat untuk keluarga, dan telah tersedia banyak spesies hewan cukup lengkap, meliputi kelompok mamalia, reptil dengan tiruan lingkungan sesuai habitatnya. Kondisi yang semakin membaik dari segi pelayanan serta penataan lingkungan yang semakin bagus, membuat Gembira
Siapa yang tak mengenal Gembira Loka di Yogyakarta? Tempat ini selalu menjadi media pembelajaran bagi anak sejak dini untuk mengenal berbagai macam flora fauna, dan juga menjadi wisata rekomendasi bagi keluarga. Sejarah Gembira Loka Sejarah dibangunnya Gembira Loka ini berkaitan dengan keinginan Sri Sultan Hamengkubuwono VII yang menginginkan adanya tempat hiburan bagi rakyat yang diberi