Yogyakarta memiliki banyak sekali destinasi wisata. Bisa dibilang Yogyakarta merupakan surganya destinasi wisata, karena Kota Wisata ini tidak pernah kehabisan destinasi wisata. Mulai dari wisata budaya, alam, edukasi, religi dan yang lainnya ada di kota ini. Tidak habis-habisnya tempat yang biasa saja kemudian disulap sedemikian rupa menjadi menarik dan dijual sebagai destinasi wisata. Salah satunya tempat yang disulap menjadi destinasi wisata yaitu Studio Alam Gamplong. Studio Gamplong Studio Alam Gamplong merupakan destinasi wisata yang mulai dibangun pada akhir 2017, tempat ini dibangun oleh Mooryati Soedibyo selaku pendiri sekaligus pemilik Mustika Ratu Group, destinasi wisata yang berdiri diatas lahan seluas dua hektar ini pada awalnya dibangun untuk keperluan shooting film Sultan Agung The Untold Story. Sekedar informasi saja film Sutan Agung merupakan film bergenre drama kolosial yang bercerita tentang perjuanagn Sultan Agung, film ini di sutradarai oleh sutradara kenamaan tanah air yaitu Hanung Bramantyo. Film yang juga dibintangi oleh Puteri Indonesia 2015 Anindya Putri ini mengambil setting abad ke 16 dan 17, lalu setelah dilakukan riset yang mendalam untuk lokasi syuting oleh pihak Hanung Bramantyo dan tim dari Mooryati Soedibyo maka terpilihlah Desa Wisata Gamplong sebagai lokasi syuting nya. Lokasinya yang masih asri menjadikan Desa Wisata Gamplong dirasa sebagai lokasi yang pas untuk pembuatan film ini, selanjutnya setelah terpilih sebagai lokasi syuting lahan seluas 2 hektar ini diubah menjadi kawasan Indonesia zaman dulu. Berbagai macam bangunan semi permanen yang mencerminkan kehidupan Bangsa Indonesia pada abad ke 16 dan 17 berdiri dikawasan ini, mulai dari Gerbang Keraton Karta Kerajaan Mataram, Pendopo Alit Keraton Karta, Pendopo Ageng Keraton Karta, Benteng Holandia atau Batavia, Kawasan Kampung Mataram, hingga Kampung Pecinan masa lampau ada di tempat ini. Bangunan – bangunan tersebut menjadi daya tarik utama dari tempat ini, nuansa Indonesia pada abad 16 & 17 an mejadi background foto yang menarik, selain itu masih banyak
Yogyakarta memiliki banyak sekali destinasi wisata. Bisa dibilang Yogyakarta merupakan surganya destinasi wisata, karena Kota Wisata ini tidak pernah kehabisan destinasi wisata. Mulai dari wisata budaya, alam, edukasi, religi dan yang lainnya ada di kota ini. Tidak habis-habisnya tempat yang biasa saja kemudian disulap sedemikian rupa menjadi menarik dan dijual sebagai destinasi wisata. Salah satunya
Jaman sekarang ngopi menjadi tren yang ada dikalangan anak-anak milenial. Menikmati kopi sambil berkumpul dengan teman-teman menjadi pilihan bagus di akhir pekan. Di tambah dengan tempatnya yang cozy dan instagramable tentu saja akan betah berlama-lama. Kali ini kami akan membahas salah satu tempat nongkrong minum kopi yang estetik. Namanya adalah Coffee Angkasa. Destinasi ini berada di Kulon Progo tepatnya di Bukit Pule Payung Kulon Progo. Coffee Angkasa sebenarnya spot terbaru Wisata Bukit Pule Payung yang merupakan spot ngopi sembari menikmati view perbukitan dari ketinggian. Wisata ini merupakan destinasi wisata di kawasan perbukitan menoreh Kulon Progo yang sampai sekarang masih populer. Apalagi ditambah dengan spot barunya yang bernama Coffee Angkasa ini, tentu membuat wisata Bukit Pule Payung semakin ramai pengunjung. Pesona Coffee Angkasa Coffee Angkasa merupakan salah satu tempat nongkrong baru yang berada di kabupaten kulon progo yogyakarta. tempat ini memiliki konsep kekinian yang menawarkan kenikmatan ngopi diatas Bukit Menoreh Kulon Progo. Tempatnya yang instragramable menjadikan tempat ini cepat ramai didatangi pengunjung. Cafe cantik ini menyuguhkan pemandangan indah berupa hamparan perbukitan dan waduk sermo nan eksotis. di cafe ini wisatawan dapat melihat sunset cantik sekaligus romantisnya malam hari penuh bintang. Sejauh mata memandang, wisatawan dapat melihat perbukitan yang masih hijau dan asri. Cafe ini memiliki konsep outdoor berupa panggung terbuka yang terbuat dari papan kayu, membuat wisatawan yang datang bisa ngopi saambil lesehan yang sudah dilengkapi dengan meja, karpet dan juga bean bag. Spot Coffee Angkasa ini berada di tepi jurang sehingga view yang terlihat adalah hamparan hutan dan pegunungan yang luas. Di samping itu suasana destinasi ini sangat sejuk dan asri sehingga membuat destinasi ini cocok untuk bersantai dan melepas penat. Fasilitas Coffee Angkasa Coffee Angkasa Jogja telah memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Uniknya Coffee Angkasa Jogja juga memiliki area glamping alias glamour camping. Selain itu ada juga fasilitas umum seperti
Jaman sekarang ngopi menjadi tren yang ada dikalangan anak-anak milenial. Menikmati kopi sambil berkumpul dengan teman-teman menjadi pilihan bagus di akhir pekan. Di tambah dengan tempatnya yang cozy dan instagramable tentu saja akan betah berlama-lama. Kali ini kami akan membahas salah satu tempat nongkrong minum kopi yang estetik. Namanya adalah Coffee Angkasa. Destinasi ini berada
Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak sekali peninggalan-peninggalan sejarah. Entah itu peningalan Belanda, saksi bisu sisa perang, bahkan peninggalan Kraton Yogyakarta sendiri. Kraton Yogyakarta juga memiliki banyak sekali peninggalan yang masih bisa dilihat hingga sekarang. Salah satu di antaranya adalah situs Warungboto. Situs Warungboto merupakan salah satu destinasi peninggalan sejarah yang emakin populer dan menjadi tempat hunting foto bagi kaum milenial. Situs ini menjadi semakin populer ketika putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu bersama Bobby Nasution melakukan foto pre-wedding dan tersebar di instagram. Setelah tersebarnya foto itu, tempat ini mulai ramai dikunjungi oleh kaum milenial dan menjadi spot foto. Awal mula Pada awalnya, Situs Warungboto adalah sebuah pesanggrahan dan pemandian karena di tempat tersebut terdapat sebuah umbul atau sumber mata air. Menurut salah satu pengageng Keraton Yogyakarta bernama K.R.T. Jatiningrat, Situs Warungboto adalah petilasan yang mulai dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I dan pembangunannya diteruskan pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II. Sebelum direnovasi, situs ini hanyalah reruntuhan dan puing bangunan yang kurang terawat. Setelah dilakukan pemugaran dan renovasi oleh BPCB DIY (Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta) yang selesai pada tanggal 23 Desember 2016, bangunan Situs Warungboto kini dapat dinikmati oleh masyarakat Yogyakarta ataupun wisatawan yang sedang berlibur di Yogyakarta. Sekilas Sejarah Ketika memerintah Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono I tersebut lantas membangun keraton dengan berbagai sarana dan prasarana untuk mendukung keberlangsungan eksistensi kekuasaan kerajaannya. Beberapa pembangunan yang dilakukan atas perintah dari Sri Sultan Hamengku Buwono I antara lain pembangunan cepuri (benteng keliling yang berada di dalam keraton) maupun pembangunan baluwarti (benteng keliling yang berada di luar keraton), pembangunan jagang (parit), pembangunan pesanggrahan (taman), serta pembangunan beberapa pemukiman yang diperuntukkan bagi para abdi dalem kasultanan. Adapun beberapa pesanggrahan di Yogyakarta yang dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I antara lain Pesanggrahan
Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak sekali peninggalan-peninggalan sejarah. Entah itu peningalan Belanda, saksi bisu sisa perang, bahkan peninggalan Kraton Yogyakarta sendiri. Kraton Yogyakarta juga memiliki banyak sekali peninggalan yang masih bisa dilihat hingga sekarang. Salah satu di antaranya adalah situs Warungboto. Situs Warungboto merupakan salah satu destinasi peninggalan sejarah yang emakin populer dan menjadi tempat
Anda penyuka acara permainan dari Jepang yang bernama Benteng Takeshi? Siapa sangka di Daerah Istimewa Yogyakarta ada sebuah destinasi yang memiliki sebuah kastil yang mirip dengan kastil di acara tersebut. Nama destinasi tersebut adalah The Lost World Castle. The Lost World Castle ini merupakan destinasi wisata yang berada di lereng merapi. Tepatnya di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman. Lokasi wisata instagramable ini berjarak 29 km dari pusat kota dan berada tepat di lereng Gunung Merapi. Meskipun berada di kawasan merapi, destinasi ini tetap ramai dikunjungi oleh wisatawan. Wahana-wahana di destinasi ini memanfaatkan sisa-sisa erupsi merapi. Dengan begitu, The Lost World Castle ini memiliki ciri khasnya. Sejarah Yang menarik dari destinasi ini, dulunya tanah tempat membangun The Lost World Castle ini merupakan sebuah desa. Desa tersebut adalah Desa Kepuharjo. Desa ini disapu bersih karena dari letusan Gunung Merapi pada tahun 2010. Penamaan destinasi ini sebagai The Lost World Castle, sebagai pengingat kepada masyarakat akan kejadian tersebut. Karna letusan merapi tersebut, masyarakat pun mengalami krisis ekonomi. Kemudian masyarakat desa kemudian menggandeng Ayung, pengusaha lokal, untuk membangun tempat wisata ini. Jaraknya dengan Gunung Merapi membut destinasi ini menjadi masuk dalam kawasan rawan bencana yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DIY. Pada 2017 destinasi ini rencananya akan ditutup, karena menyalahi aturan. Terlepas dari sengketa perizinan pembangunan yang membuat tempat wisata ini berdiri secara ilegal, tempat wisata ini terus buka sampai sekarang. Apa yang menarik? Di dalam The Lost World Casle, pengunjung disuguhkan potret gagahnya Gunung Merapi. Selain itu, di dalam objek wisata yang memiliki luas hingga 1,3 hektar ini terdapat berbagai latar untuk mengambil foto yang menarik. Di antaranya taman koboi, awan putih, sepeda motor terbang, sayap bidadari, dan lain-lain. Selain itu, ada juga latar foto trik tiga-dimensi berupa air terjun, permadani terbang, dan beberapa bunga sakura tiruan yang turut menghidupkan suasana. Tidak hanya
Anda penyuka acara permainan dari Jepang yang bernama Benteng Takeshi? Siapa sangka di Daerah Istimewa Yogyakarta ada sebuah destinasi yang memiliki sebuah kastil yang mirip dengan kastil di acara tersebut. Nama destinasi tersebut adalah The Lost World Castle. The Lost World Castle ini merupakan destinasi wisata yang berada di lereng merapi. Tepatnya di Dusun Petung,
Bila membahas kekayaan yang di Kota Yogyakarta, tentu saja tidak akan ada habisnya. Kekayaan alam buatan maupun kekayaan alamnya sangat beragam dan banyak sekali tentunya. Apakah anda menyukai pantai tapi hanya untuk berfoto saja? Tidak suka main basah-basahan di pantai? Di pantai Nguluran menjadi salah satu solusinya. Disini tersedia spot foto kekinian yang berlatar laut. Spot -spot foto 1.Teras Kaca Wisatawan juga dapat menguji nyali dan adrenalin di teras kaca ini. Bergaya diatas kaca yang bawahnya langsung jurang dengan suara ombak yang kencang. Meski terlihat menantang, banyak wisatawan yang sudah berfoto di teras kaca ini. Meskipun terbuat dari kaca, wisatawan tidak perlu khawatir dengan keamanannya. Kaca di teras kaca ini memiliki tebal hingga 1,3 cm dan disangga dengan besi yang kuat di bawahnya. Demi keamanannya juga, wisatawan yang berfoto di teras kaca ini harus mengikuti peraturan yang ada. 2. Glass Boat Pantai ini tidak hanya menawarkan satu spot saja. Ada glass boat, kapal yang terbuat dari kaca. Kapal kaca ini juga sama dengan teras kaca, terletak di atas tebing yang menjorok kelaut. Kalau membayangkan haluan kapal dengan laut di depannya, tentu saja akan terlintas film Titanic bukan? Dengan kencangnya angin dan berada di tepi jurang, membuat kapal ini seperti berayun-ayun. Cukup memacu adrenalin bukan? Tapi jangan takut dengan keamanannya, sudah pasti sangat aman untuk wisatawan. Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan dengan megikuti perturannya juga ya! 3. Jogja Swing Jika ingin yang lebih menantang, tentu saja ada. Jogja swing ini berupa ayunan yang memiliki tali panjang yang dipasang di sisi tebing. Ketika berayun, wisatawan akan merasakan tubuh terhempas ke jurang dan menuju laut lepas. Tertarik untuk mencoba? Tidak perlu khawatir akan kemanannya. Jogja Swing ini sudah dilengkapi dengan berbagai pengaman yang kuat tentu saja. Jadi pengunjung yang menaikinya tidak perlu bermuka tegang yaa saat menaikinya.. 4. Becak
Bila membahas kekayaan yang di Kota Yogyakarta, tentu saja tidak akan ada habisnya. Kekayaan alam buatan maupun kekayaan alamnya sangat beragam dan banyak sekali tentunya. Apakah anda menyukai pantai tapi hanya untuk berfoto saja? Tidak suka main basah-basahan di pantai? Di pantai Nguluran menjadi salah satu solusinya. Disini tersedia spot foto kekinian yang berlatar laut.
Museum patung pertama dan terbesar di Indonesia ialah Museum De Arca. Berbagai parung di museum ini dubuat oleh seniman asal Yogyakarta bernama Dunadi. Berbagai patung tokoh yang mirip sengan aslinya dibuat oleh Dunadi menggunakan lilin dan resin atau getah tumbuhan yang disesuaikan dengan iklim di Yogyakarta. Museum ini mirip Museum Patung Lilin Madam Tussaud di Hongkong. Keunikan Museum De Arca ialah kentalnya budaya Yogyakarta dan penataan ruangannya. Terdapat patung Spiderman mengenakan pakaian adat Yogyakarta. Unik, bukan? Selain itu, ada pula tokoh kenamaan, baik dari dalam maupun luar negeri, mulai dari presiden, penyanyi, pahlawan, bahkan pemain bola. Museum De Arca terbagi atas 3 zona, yakni Zona presiden dunia, tokoh nasional, dan tokoh dunia. Pada zona tokoh nasional, terdapat parung Mbah Maridjan, Dahlan Iskan, Cut Nyak Dien, dan lain sebagainya. Di zona presiden dunia, terdapat patung Soekarno, SBY, Ratu Eluzabeth II, Barack Obama, dan lain sebagainya. Nah, di zona tokoh dunia, pengunjung bisa menjumpai patung Brad Pitt, Christiano Ronaldo, Jackie Chan, Dalai Lama, jack Sparrow, Thor, dan lain sebagainya. Daya tarik lainnya di Museum De Arca ialah adanya objek foro bertema tiga dimensi. Pengunjung bisa berfoto bersama patung orang terkenal tesebut, sehingga seolah-oleh berforo dengan tokoh yang sebenarnya. Museum ini berada di Jalan Veteran, Kecamatan Umbulharjo, Gedung XT Square, Yogyakarta. Nah, harga tiket masuknya, yakni: 1. Hari Senin – Jum’at pukul 10.00 – 15.00 WIB, 35.000,- rupiah 2. Hari Senin – Jum’at pukul 15.00 – 22.00 WIB, 50.000,- rupiah 3. Hari Senin – Minggu pukul 10.00 – 22.00 WIB, 60.000,- rupiah 4. Untuk anak usia di bawah 5 tahun gratis Biaya parkir di museum ini, yaitu 2.000,- rupiah untuk motor, 5.000,- rupiah untuk mobil, dan 15.000,- rupiah untuk bus. Sedangkan, fasilitasnya di antaranya mushala, toilet, kantin, parkir yang luas, spot foto, merchandise store, snack counter, serta costum
Museum patung pertama dan terbesar di Indonesia ialah Museum De Arca. Berbagai parung di museum ini dubuat oleh seniman asal Yogyakarta bernama Dunadi. Berbagai patung tokoh yang mirip sengan aslinya dibuat oleh Dunadi menggunakan lilin dan resin atau getah tumbuhan yang disesuaikan dengan iklim di Yogyakarta. Museum ini mirip Museum Patung Lilin Madam Tussaud di
Tahu seniman Affandi? Karya-karyanya sangat fenomenal. Kita bisa melihat karya-karya tersebut di Museum Affandi di Yogyakarta. Di Museum Affandi, terdapat sekitar 300 karya Affandi. Affandi lahir di Cirebon pada tahun 1907. Ia merupakan putra dari R. Koesoema, yaitu seorang mantri ukur di pabrik gula. Affandi merupakan seniman lukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak. Ia juga dikenal dengan gaya sarungan dan pipa cerutu yang selalu menempel di bibir. Pada tahun 1974, Museum Affandi didirikan. Semua koleksi di museum ini merupakan karya affandi, mulai dari gaya klasik hingga modern. Dulu, pada tahun 1962, hanya terdapat 1 galeri. Kemudian, pada tahun 1974, museum ini pun diresmikan oleh Ida Bagus Mantra, yaitu direktur Kebudayaan Umum pada waktu itu. Luas Museum Affandi sekitar 3.500 meter persegi. Ada 2 studio untuk belajar seni rupa dan kediaman Affandi yang sekarang digunakan sebagai kafe. Di sana, terdapat 4 galeri. Galeri pertama berisi semua karya Affandi dan berbagai benda pribadinya, seperti sandal jepit, sepeda onthel, mobil sedan kuno, ember, kliping berita koran, dan foto-foto. Galeri kedua merupakan tempat pameran lukisan Affandi yang dijual, juga pameran karya pelukis lainnya. Nah, di galeri kedua, terdapat lukisan abstrak di lantai pertama dan lukisan realis di lantai kedua. Pada galeri ketiga, lantai pertama merupakan ruang pamer lukis milik keluarga Affandi, termasuk putrinya, yakni Kartika Affandi. Lantai kedua adalah ruang perawatan lukisan. Nah, pada galeri keempat, berisi berbagai karya cucu Affandi, yakni Didit. Museum Affandi berada di Jl. Laksda Adisucipto No.167, Papringan, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Harga tiket untuk masuknya: 1. Wisatawan lokal 25.000,- rupiah per orang. 2. Wisatawan asing 50.000,- rupiah per orang. 3. Anak-anak 10.000,- rupiah per orang. 4. Membawa kamera digital 20.000,- rupiah per orang. 5. Membawa kamera ponsel (HP) 10.000,- rupiah orang. Untuk biaya parkir motor, yaitu sebesar 2.000,- rupiah dan mobil sebesar
Tahu seniman Affandi? Karya-karyanya sangat fenomenal. Kita bisa melihat karya-karya tersebut di Museum Affandi di Yogyakarta. Di Museum Affandi, terdapat sekitar 300 karya Affandi. Affandi lahir di Cirebon pada tahun 1907. Ia merupakan putra dari R. Koesoema, yaitu seorang mantri ukur di pabrik gula. Affandi merupakan seniman lukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak.
Sebagai salah satu museum yang memiliki lukisan 3D terbanyak, koleksi di Museum De Mata sebanyak sekitar 120. Setiap lukisan mempunyai konsep dengan latar belakang yang nyata, mulai dari yang berukuran biasa hingga 5 meter. Kategori lukisannya pun ada bermacam-macam, di antaranya ornamen, olahraga, landscape, superhero, tokoh-tokoh, hingga tema sirkus. Pengunjung bisa menikmati pengalaman unik dan seru, seperti berjalan di atas jembatan kayu yagn di bawahnya terdapat jurang yang curam, memadamkan api dari mulut naga, dan lain sebagainya. Lukisan itu tampak nyata dengan hasil efek yang menipu mata. Di Museum De Mata, terdapat horor room. Bagi pencinta horor, rumah sakit jiwa kosong disertai banyak darah yang tampak seperti nyata tentu akan menarik. Disertai tengkorak yang berdarah-darah dan rayap, ruangan ini akan membuat pengalaman semakin seru. Selain horor, Museum ini juga menyajikan lukisan dengan tema karakter film bergenre fantasi action dan fiksi ilmiah, seperti “Avatar” dan “Wolverine”. Nah, yang tak kalah menarik ialah ruangan terbalik D’Walik. Ruangan ini termasuk baru dan memiliki sebanyak 30 ruangan berbeda. Isinya ialah baby room, bengkel, studio musik, angkringan, dan lain sebagainya. Uniknya, semua ruangan dibuat terbalik. Pengunjung pun seolah-olah berada di atap. Di D’Walik, ada pula ruangan antigravitasi, yakni ruang barber dengan bentuk 90 derajat, ruang angkringan, dan disko. Museum ini berada di XT Square, Jl. Veteran, Pandeyan, Umbulharjo, DIY. Unntuk harga tiketnya, yaitu sebagai berikut: - Happy tour (Senin-Jum’at/10.00-15.00) 30.000,- dan tiket terusan Rp 100.000, - Weekday (Senin-Juan/15.00-22.00) 40.000,- rupiah dan tiket terusan 120.000,- rupiah, dan - Weekend (Sabtu, Minggu, dan hari libur/10.00-22.00) 50.000,- rupiah dan tiket terusan 140.000,- rupiah. Jika membeli tiket terusan, maka pengunjung dapat mengunjungi 4 museum, yakni De Mata 1, De Mata 2, De Arca dan D’Walik. Nah, tiket parkir Museum De Mata, yakni 2.000,- untuk motor, 5.000,- untuk mobil, dan 10.000,- untuk bus.
Sebagai salah satu museum yang memiliki lukisan 3D terbanyak, koleksi di Museum De Mata sebanyak sekitar 120. Setiap lukisan mempunyai konsep dengan latar belakang yang nyata, mulai dari yang berukuran biasa hingga 5 meter. Kategori lukisannya pun ada bermacam-macam, di antaranya ornamen, olahraga, landscape, superhero, tokoh-tokoh, hingga tema sirkus. Pengunjung bisa menikmati pengalaman unik dan
Lava Tour Merapi di Jogja mungkin sudah sangat tidak asing dan sering dikunjungi oleh banyak sekali wisatawan ke Jogja. Tetapi mungkin tidak semua wisatawan merasakan sensasi yang sesungguhnya menaiki jeep offroad atau jeep wilis yang disediakan operator penyedia jeep. Bahkan banyak tamu yang merasa tidak puas dengan pelayanananya. mulai dari drivernya yang ugal-ugalan, kurang mau menceritakan setiap lokasi yang dilewati saat lava tour, hingga jeep yang tiba-tiba macet saat lava tour atau bahkan antrian panjang sehingga harus menunggu giliran cukup lama sebelum menaiki jeep. Tentu Anda yang ingin mencoba jeep lava tour tidak mau kejadian yang membuat kebahagiaan anda hilang saat lava tour, tapi tenang kami akan membagi beberapa tips yang mungkin bisa anda praktekan sebelum datang untuk tour di jogja. Munculnya Jepp 4x4 atau jeep wilis yang mulai dibeli oleh masyarakat setempat atau pemodal yang memiliki uang untuk memodali kegiatan ini, tidak terlepas dari antusiasme masyarakat yang ingin melihat sisa-sisa erupsi merapi yang dahsyat tahun 2010, sehingga akhirnya masyarakat berbondong beralih profesi sebagai driver jeep yang awalnya beragam profesi mulai dari petani, peternak dan pengelola losmen di area kali kuning. semua beralih profesi melayani tamu yang datang. kemudian munculah komunitas atau pengelola kelompok jeep seperti hingga saat ini, sehingga kalau anda ke kali kuning atau kaliurang sepanjang jalan akan ditemui operator-operator yang mempunyai keunggulan masing-masing, diantaranya adalah: TLCM M jack 89 adventure belantara MLCC Tlogo Putri dan lain-lain Cukup banyak operator Lava Tour Merapi sehingga mungkin Anda mungkin sedikit bingung memilih agar mendapatkan pelayanan yang terbaik. Semua operator mempunyai paket yang secara umum telah disepakati bersama untuk menjaga persaingan tetap sehat. Jika Anda mengunjungi beberapa operator akan menawarkan sensasi offroad dengan paket yang sama. diantaranya: 1. Paket Short: dengan rute dimulai Museum Mini Sisa Hartaku, Batu Alien, Bunker Kaliadem 2. Paket Medium: Museum Mini Sisa Hartaku, Batu Alien, Jembatan
Lava Tour Merapi di Jogja mungkin sudah sangat tidak asing dan sering dikunjungi oleh banyak sekali wisatawan ke Jogja. Tetapi mungkin tidak semua wisatawan merasakan sensasi yang sesungguhnya menaiki jeep offroad atau jeep wilis yang disediakan operator penyedia jeep. Bahkan banyak tamu yang merasa tidak puas dengan pelayanananya. mulai dari drivernya yang ugal-ugalan, kurang mau
Tahun 2026 ini campa tour banyak promo paket tour jogja yang terbaik dan terlengkap. Destinasi wisata Jogja yang terus berkembang tentu saja tidak terlewatkan oleh kami untuk memasukan destinasi baru menjadi paket utama kami. Selain itu kami juga memproduksi Campa Van menjadi produk unggulan kami di tahun 2026. Campa van mengusung tema tour jogja dengan konsep menginap di mobil yang kami modifikasi menjadi camper, sehingga nyaman dan aman untuk wisatawan. Selain itu kami juga memproduksi Campa Van menjadi produk unggulan kami di tahun 2026. Campa van mengusung tema tour jogja dengan konsep menginap di mobil yang kami modifikasi menjadi camper, sehingga nyaman dan aman untuk wisatawan. Camper van aman karena mengambil spot camping di tengah keheningan wisata jogja dan alam terbuka seperti Pantai Wedi Ombo, Pinus Mangunan, bukit klangon, dan lain sebagainya. Karena lokasi tersebut selain jauh dari keruman wisatawan juga udara alami yang menyegarkan bebas dari polusi, Akan tetapi kami tetap prefentif selama tour menyediakan berbagai perlengkapan kebersihan seperti alkohol, sabun dan lain sebagainya. Adapun beberapa paket tour Jogja kami adalah https://campatour.com/tours/campa-van-one-day-trip/ https://campatour.com/tours/campa-van-2d1n-fullboard/ https://campatour.com/tours/picnic-trip-with-campa-van/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-3d2n-adventure-gua-jomblang-panta-timang-beach/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-3d2m-sukarame-pantai-timang-gumuk-pasir/ https://campatour.com/tours/paket-jogja-2h1m-river-tubing-lava-tour-2d1n/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-2d1n-pule-payung/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-2d1n-pantai-teras-kaca/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-3h2m-kebun-teh-delinggo-pantai-teras-kaca/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-3d2n-adventure-gua-jomblang-panta-timang-beach/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-3d2n-pantai-timang-dan-pantai-wedi-ombo/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-3d2n-rafting-elo-lava-tour/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-4d3n-gua-jomblang-dan-pantai-timang/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-4d3n-pantai-timang-dan-pantai-wediombo/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-4d3m-rafting-sungai-elo/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-4d3n-pantai-teras-kaca/ https://campatour.com/tours/paket-tour-jogja-4h3m-sukarame-kebun-teh-delinggo/ Demikian produk-produk Tour Jogja Campa tahun 2026, dan tentunya selain 17 diatas masih banyak lagi produk produk paket Tour Jogja campa yang lainnya.
Tahun 2026 ini campa tour banyak promo paket tour jogja yang terbaik dan terlengkap. Destinasi wisata Jogja yang terus berkembang tentu saja tidak terlewatkan oleh kami untuk memasukan destinasi baru menjadi paket utama kami. Selain itu kami juga memproduksi Campa Van menjadi produk unggulan kami di tahun 2026. Campa van mengusung tema tour jogja dengan